Thursday, September 24

A circle around your body.

Kadang-kala, bila kita letak satu jarak antara kita dan sesuatu, jarak itu jadi penyelamat bila mana mungkin kita tersasar atau berlaku sebarang keterlanjuran.

Samalah if you are driving, selalu punya ruang antara pembahagi jalan atau kereta depan. Ruang even sejengkal jadi penyelamat,manalah tahu if you want to stop all of a sudden, you don't have to worry that your car will kiss other cars.

Dulu, saya tidak pernah ciptakan ruang itu. Never. Segalanya saya biarkan rapat, umpama kereta rapat ke pembahagi jalan, rapat ke kereta depan. I don't realize the risks, I am too blind. Saya tidak pernah rasakan yang ruang itu perlu. Lalu saya biarkan ia calar balar, remuk.

That was long ago, when I was young and naive, when I follow no one but my heart. When I thought that we as us, rather than you and me. When I thought you are the best of my friends and I'm the best of yours.

Pernah kamu fikir, kenapa kamu tidak pernah punya apa-apa perasaan tidak puas hati pada strangers? Kerana ruang antara kamu dan strangers adalah sangat jauh.

Ruang itu buat saya mengerti yang bila mana you are too close, you'll hurt so bad. Whenever you drive too close, you gotta take the risk of kissing. Dan ketika ini, bila mana ruang itu saya wujudkan dalam diam, saya rasa lebih tenteram, lebih bahagia.

Percayalah, bila kamu letakkan satu ruang walau sebesar zarah antara kamu dan sesuatu, you'll not easily get hurt, you'll not easily get mad, you'll not easily be broken.

Trust me, You'll be happier, You'll smile lots more.
*wink*

Oh ya, dan entry ini bukan tentang saya dan cinta hati.